
Deepest condolences to all the victims and their families…
Bom meledak lagi. Di Jakarta lagi. Di JW Marriott lagi. Korban jatuh lagi…
Di saat kondisi di Papua masih dalam status siaga, terutama di sekitar area tambang PT Freeport Indonesia di mana masyarakat sekitar yang hampir seluruhnya adalah karyawan PT Freeport dan keluarganya masih tegang karena rangkaian terror dan gangguan keamanan selama beberapa hari yang lalu, negeri ini dikejutkan lagi oleh ledakan bom yang untuk kesekian kalinya mengguncang Jakarta. Kali ini giliran hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott – untuk kedua kalinya JW Marriott Jakarta diguncang serangan teroris…
Teori yang mengatakan bahwa teroris hanya membom satu target sekali saja, gugur sudah…
3 orang tercerabut dari orang-orang yang mengasihi mereka di area PT Freeport, dan sekian banyak lagi mengalami nasib yang sama di Jakarta hari ini, karena teror. Tanpa pandang ras, suku, agama, kewarga-negaraan. Saya nggak bisa (atau belum?) mengerti bagaimana seorang atau sekelompok manusia bisa membenarkan dan menggunakan cara apapun dalam mencapai tujuannya. Termasuk menghilangkan nyawa orang lain yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan mereka atau tujuan mereka. Memang, teror tidak memilih-milih korbannya. Siapapun bisa jadi korban, karena targetnya sangat acak. Acara makan-makan bersama keluarga di sebuah restoran di mall bisa berubah seketika menjadi tragedi pilu…
Pada akhirnya, teror akan tetap ada. Selama ada pertentangan kepentingan dan kekuatan pihak-pihak yang berseteru tidak berimbang, maka jalur ‘perang gerilya’ inilah yang akan selalu muncul. Dan rakyat jelata hanya bisa berteriak protes walaupun pada akhirnya pasrah pada nasib…
Dan para penggemar MU (apalagi yang sudah berniat nonton langsung) hanya bisa menggerutu karena mereka nggak jadi datang & main di gelora Bung Karno. Teman-teman di kantor memakainya sebagai bahan canda, mungkin pelaku pemboman ini adalah fans Chelsea atau Liverpool yang tidak rela MU datang…
Tertawa getir…
Semoga para pembom itu (kalau masih hidup, kalau ini kasus bom bunuh diri ya pastinya mereka udah ambyar) dan teman-temannya dibukakan pintu hatinya oleh Allah…



Semoga ini yang terakhir, insya Allah..
amiiiinnnnnnn……………..
Amieenn smoga dibukakan pintu hatinya..
setidaknya plizzz jangan di INdonesia