For quite a while, photography was ignored & forgotten…
Kesibukan pekerjaan dan studi saya akhir-akhir ini membuat saya jarang sekali mengutak-atik kamera dan memotret lagi. Belum lagi akhir minggu di mana saya sedang tidak ada aktivitas kuliah kadang juga saya habiskan untuk bermain golf – hobi lain yang juga terbengkalai gara-gara urusan kerjaan & kuliah ini. Rasanya terakhir kali saya benar-benar meluangkan waktu untuk memotret adalah waktu jalan-jalan ke Raja Ampat awal tahun ini…
Trip saya saat itu – jalan-jalan dengan niat motret tapi malah keracunan diving – menyisakan ketidak-puasan soal hasil foto dengan lensa lebar yang saya miliki. Dan waktu itu saya juga sudah memutuskan untuk membeli wide lens baru yang lebih tajam dan bagus kualitas hasil fotonya untuk kamera Olympus E-3 saya. Keputusan yang tertunda terus. Salah satu alasannya adalah karena saya sedang jarang dapet job atau pemasukan dari fotografi, sedangkan peralatan fotografi saya selama ini selalu saya dapatkan dari hasil fotografi juga. Sampai akhirnya bulan lalu terbeli juga lensa baru Zuiko 12-60mm itu.
Horeee, punya lensa baru…
![]()
Namanya juga ada barang baru, so pasti harus segera dicoba dong. Dan kesempatan itu datang pada saat event shalat Iedul Fitri yang baru lalu saya diminta membantu panitia untuk mendokumentasikan event tersebut. Saya langsung bersedia.
Keputusan tepat. Dan sekaligus salah…
![]()
Tepat, karena saya jadi motret lagi setelah sekian lama, sekaligus nyoba lensa baru. Salah, karena sudah sekian bulan saya nggak – jangankan motret – menyentuh kamera. Sense motret saya melemah. Ditambah pula malam hari sebelum 1 Syawal saya nggak menyiapkan gear seperti biasanya kalau saya berencana hunting foto keesokan harinya. Alhasil, bangun pagi subuh & bersiap untuk shalat Ied, tiba-tiba saja waktu sudah mepet dan saya harus segera berangkat ke masjid. Setting kamera di sana-sini, dan mulai memotretlah saya…
Lho, koq gelap hasilnya? Liat setting, kayanya udah benar semua. Kutak-kutik…
Motret lagi. Lho, koq masih gelap? Panik…
Kutak-katik sana-sini. Nggak ketemu juga. Apperture-mode, ISO, setting bukaan. Udah. Apa lagi sih? Akhirnya karena makin panik dan harus segera punya hasil, terpaksa saya scrambled dengan setting manual. Butuh beberapa shot sebelum ketemu setting yang pas. Tapi matahari makin tinggi, hari makin terang, setting manual jadi harus berubah terus. Doh…
Setelah sekitar 30-45 menit motret dengan setting manual yang harus di-adjust terus karena hari makin terang – keringat mengucur deras karena suhu semakin naik ditambah lagi keringat dingin hasil panik berkepanjangan, pandangan saya tertumbuk ke satu angka di LCD kamera saya. Exposure-comp diset ke -5.
Stupid. Pantesan gelap mulu…
Gini nih, kalo kelamaan nggak megang kamera & motret. Bahkan satu detail yang biasanya pasti saya cek setiap kali menyiapkan kamera, bisa terlewat begitu saja. Makin panik, makin tidak ingat
Makanya, sering-sering motret, biar nggak lupa…







[...] tulisan Practice Makes Perfect saya sudah cerita sedikit kalau saya baru saja beli satu lensa lebar baru, Zuiko 12-60mm SWD (yah, [...]